Inisiatif Pemerintah untuk Mempromosikan Penggunaan Peralatan Pertanian Dibarengi dengan Peningkatan Penetrasi Mekanisasi akan Mendorong Pasar Jangka Panjang: Ken Research



Indonesia Agriculture Equipment Market

  • Pemerintah berencana menggenjot produksi nasional mesin pertanian lokal dan telah menyiapkan anggaran senilai USD 538 Juta untuk pengembangan mesin di Indonesia.
  • Tingkat mekanisasi untuk persiapan lahan lebih tinggi di Indonesia dan diperkirakan akan terus dimekanisasi. Mekanisasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani & menciptakan lapangan kerja di pedesaan.
  • Pulau Jawa akan terus menjadi wilayah dengan permintaan dan penjualan traktor tangan tertinggi di negara ini dengan perkiraan CAGR pendapatan sebesar 5,0% selama 2020-2025.
  • Penetrasi mesin panen kombinasi (combine harvester) perlahan meningkat di kota-kota selain Jawa & Sulawesi karena segmen produk ini diharapkan dapat menggantikan alat tanam padi (rice transplanter) di masa depan.
Pasar Alat Pertanian Indonesia

Pasar Alat Pertanian Indonesia

Pemerintah Indonesia berencana untuk berinvestasi dalam Penelitian dan Pengembangan – untuk tanaman padi agar dapat lebih meningkatkan hasil panen di lahan yang tersedia sambil memperluas produksi beras ke daerah perbatasan, di mana tanaman padi harus tahan terhadap lingkungan yang lebih keras. Petani Indonesia cenderung meningkatkan penggunaan bajak cakram di pertanian dalam jangka panjang. Kapasitas kerja traktor kurang dari 40HP dengan bajak tunggal mendapatkan traksi untuk medan kering & basah.

Sektor pertanian saat ini menyumbang 14% dari PDB nasional menurut departemen statistik Indonesia. Proporsi ini diperkirakan akan meningkat di masa depan yang mengarah pada permintaan yang lebih tinggi untuk peralatan pertanian termasuk traktor dengan roda dua (2W) dan dengan roda empat (4W).

Permintaan traktor roda 4 akan terus meningkat dari Sumatera dan Kalimantan di masa mendatang, karena luas lahan pertanian di wilayah ini di atas rata-rata. Di antara segmen produk mesin pertaninan, mesin panen gabungan terutama dibutuhkan oleh jumlah pihak tertentu yang terbatas pada petani serta koperasi pertanian, dan tren khusus ini diperkirakan akan terus berlanjut dalam waktu dekat. Produsen telah berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk meminimalkan kerugian pasca panen dan pengurangan kerusakan biji-bijian selama panen

Dampak COVID pada Nilai & Volume Penjualan Pasar Peralatan Pertanian Indonesia: Pembatasan aktivitas yang telah diberlakukan menyebabkan penundaan panen tanaman pokok utama seperti beras dan penghentian lebih lanjut dalam operasi pertanian. Karena wabah COVID-19, perusahaan sekarang fokus pada strategi baru untuk merakit & memproduksi mesin secara lokal. Menurunkan hambatan perdagangan juga dapat membantu negara untuk mendiversifikasi sumber impor untuk melindungi risiko perdagangan dari negara lain.

Laporan yang berjudul Prospek Pasar Alat Pertanian Indonesia hingga 2025 – Menurut Pasar Mesin Traktor (Traktor Roda 2 & Roda 4; Traktor <40HP, 40-70HP & >70HP; Pasar Mesin Panen (Combine Harvester (Kurang dari 70HP, 70HP dan >70HP)); Pasar Alat Tanam Padi; Pasar Peralatan Implementasi pertanian (Rotavator, Bajak, Garu, Penyebar Pupuk & Lainnya); dan Kebutuhan Alat Pertanian  menurut wilayah Regional (Jawa, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan & Lainnya)” oleh Ken Research menyarankan bahwa pasar peralatan pertanian secara keseluruhan diperkirakan lebih lanjut akan tumbuh dalam waktu dekat karena baik perusahaan yang sudah ada maupun pendatang baru dapat berfokus melakukan investasi pada traktor tangan/penggaruk beroda dua (2W); perluasan jaringan dealer untuk memperluas kemampuan layanan mereka; ikatan antara bank dengan perusahaan/lembaga pembiayaan swasta; fokus pada layanan dukungan purna jual untuk mendapatkan perhatian pelanggan; berpartisipasi dalam pameran pertanian dan inisiatif pemasaran lainnya. Pasar diperkirakan akan mencatat CAGR enam tahun positif masing-masing sebesar 6,1% dan 5,7% dalam hal nilai dan volume penjualan selama periode perkiraan 2020-2025. Pasar traktor, pasar mesin panen kombinasi (combine harvester), pasar alat tanam padi (rice transplanter) dan pasar peralatan implementasi pertanian di Indonesia diperkirakan akan tumbuh lebih lanjut dengan CAGR pendapatan masing-masing sebesar 6,0%, 7,5%, 4,7% & 3,8% dan CAGR volume masing-masing sebesar 5,6%, 7,5% & 4,7% selama periode perkiraan 2020-2025.

Segmen Utama Pembahasan pada Laporan

Menurut tipe Peralatan Pertanian

Mesin Tractors

Berdasarkan Traktor Roda Dua dan Roda Empat

Berdasarkan Daya Yang dihasilkan (HP)

Kurang Dari 40HP

Dalam rentang 40HP-70HP

Diatas 70HP

Berdasarkan permintaan tiap WIlayah

Jawa

Sulawesi

Sumatra

Kalimantan

Lainnya (Termasuk sisa wilayah Indonesia seperti Bali, Papua dan lainnya)

Mesin Panen Kombinasi (Combine Harvesters)

Berdasarkan Daya Yang dihasilkan (HP)

Sampai dengan 70HP

Diatas 70HP

Permintaan untuk Contoh Laporan: – https://www.kenresearch.com/sample-report.php?Frmdetails=NDA5OTYy

Berdasarkan permintaan tiap WIlayah

Sulawesi

Jawa

Sumatra

Kalimantan

Lainnya (Termasuk sisa wilayah Indonesia seperti Bali, Papua dan lainnya)

Alat Tanam Padi (Rice Transplanters)

Berdasarkan permintaan tiap WIlayah

Jawa

Sulawesi

Kalimantan

Sumatra

Lainnya (Termasuk sisa wilayah Indonesia seperti Bali, Papua dan lainnya)

Alat Implementasi Pertanian

Berdasarkan Jenis Implement

Rotator (Rotavator)

Bajak (Plough)

Garu (Harrow)

Penyebar Pupuk (Fertilizer Spreads)

Lainnya (Dozers, Front Loader, Hay Balers dan Penyemprot (Sprayers))

Produsen dan Penyalur Peralatan Pertanian yang tercakup

Rutan Indonesia

Karya Hidup Sentosa – Quick

Kubota Indonesia

Yanmar Indonesia

Traktor Nusantara

Altrak 1978

Satrindo Mitra Utama

Wahana Inti Selaras: John Deere

Lainnya (Massey Ferguson, Maxxi, Tanikaya, Galaxy and SAAM)

Perusahaan Pembiayaan di Sektor Pertanian yang tercakup

JTO Finance

Equity Finance

BAF Finance,

Asia Finance

Lainnya (Mitsui Group and Hitachi Group Finance)

Narasumber Utama

Perusahaan Manufaktur Peralatan Pertanian

Asosiasi Industri

Badan Pengatur dan Regulasi

Perusahaan Pembiayaan

Distributor Peralatan Pertanian & Dealer Resmi

Periode Waktu yang Tercatat dalam Laporan: –

Periode Waktu secara Historis – 2014-2020

Periode Waktu Proyeksi Perkiraan Pasar  – 2020-2025

Topik Utama yang Dicakup dalam Laporan

Risalah Laporan

Tinjauan Umum Negara Indonesia

Tinjauan / Skenario Pertanian di Indonesia

Tren Penanaman Sawah di Indonesia, 2015-2019

Bagaimana Petani Beroperasi di Indonesia?

Sisi Pasokan Pasar Mesin Pertanian Indonesia

Pasar Alat Pertanian Indonesia

Pasar Traktor Indonesia, 2014-2025

Pasar Mesin Panen (Combine Harvester) Indonesia, 2014-2025

Pasar Alat Tanam (Transplanter) Padi Indonesia, 2014-2025

Pasar Implementasi Indonesia, 2014-2025

Gambaran Bisnis Sewa Alat Pertanian di Indonesia

Cuplikan Pasar Mesin Bekas di Indonesia

Pembiayaan Mesin Pertanian di Indonesia

Perbandingan Lanskap di Pasar Mesin Pertanian Indonesia

Analisis Produk Alat dan Mesin Pertanian di Indonesia

Prospek & Proyeksi Pasar Alat dan Mesin Pertanian di Masa Depan, 2020-2025

Rekomendasi Analis

Untuk Info Lebih Lanjut tentang Laporan Penelitian, Klik tautan di bawah ini: –

Prospek Pasar Alat Pertanian Indonesia hingga 2025

Hubungi Kami: –
Ken Research
Ankur Gupta, Head Marketing & Communications
Support@kenresearch.com

+91-9015378249

The post Inisiatif Pemerintah untuk Mempromosikan Penggunaan Peralatan Pertanian Dibarengi dengan Peningkatan Penetrasi Mekanisasi akan Mendorong Pasar Jangka Panjang: Ken Research appeared first on Ken Research.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.